Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) Sulawesi Selatan terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembangunan kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin komunikasi dan sinergi dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memiliki peran penting dalam pengembangan investasi dan usaha di Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan audiensi yang dilaksanakan pada 24 Juni 2026. Pertemuan ini menjadi momentum awal bagi kedua belah pihak untuk menjajaki peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi pengusaha lokal sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Membangun Sinergi untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Audiensi yang digelar antara DPW Asprindo Sulawesi Selatan dengan manajemen PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) bertujuan membangun sinergi dalam berbagai bidang usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama.
Rombongan Asprindo Sulsel diterima langsung oleh Andi Sahrul, Bagian Operasional dan Pengembangan Usaha PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal serta memperkuat iklim investasi di Sulawesi Selatan.
PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) menyambut baik kehadiran Asprindo dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dalam berbagai sektor yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun dunia usaha.
“Perseroda siap berkolaborasi dengan Asprindo dalam berbagai sektor usaha yang berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di Sulawesi Selatan,” ujar Andi Sahrul.
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama untuk membangun ekosistem bisnis yang lebih inklusif melalui kolaborasi antara organisasi pengusaha dan perusahaan daerah.
Asprindo Hadir Sebagai Wadah Kolaborasi Pelaku Usaha
Dalam kesempatan tersebut, Penasehat Asprindo Sulsel, Ir. Jamaluddin Nawir, menjelaskan bahwa Asprindo memiliki peran sebagai wadah yang mempertemukan para pelaku usaha dari berbagai sektor agar dapat saling berkolaborasi dan memanfaatkan peluang bisnis yang tersedia.
Menurutnya, pengembangan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, BUMD, organisasi pengusaha, serta sektor swasta agar potensi daerah dapat berkembang secara optimal.
“Kami berharap Asprindo dapat menjadi pintu masuk bagi para pelaku usaha untuk berkolaborasi dan berkembang bersama. Potensi daerah seperti Makassar, Bira, hingga Palopo harus dimaksimalkan melalui sinergi yang kuat,” ujar Jamaluddin Nawir.
Ia menambahkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki banyak potensi ekonomi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor perdagangan, jasa, industri, hingga pariwisata. Dengan kolaborasi yang baik, peluang tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha lokal sekaligus membuka kesempatan investasi baru.
Komitmen Memperkuat Pengusaha Lokal
Audiensi ini juga menjadi bagian dari upaya Asprindo Sulawesi Selatan dalam memperluas jaringan kemitraan bagi anggotanya. Melalui kerja sama dengan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), Asprindo berharap para pelaku usaha lokal dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap berbagai peluang bisnis, pendampingan, maupun program pengembangan usaha.
Kolaborasi semacam ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing pengusaha daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Selain membuka peluang investasi, kerja sama juga diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan pelaku usaha sehingga dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.
Dengan adanya sinergi antara organisasi pengusaha dan BUMD, pembangunan ekonomi tidak hanya berfokus pada investasi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Persiapan Pelantikan Pengurus DPW Asprindo Sulsel
Dalam audiensi tersebut, Ketua DPW Asprindo Sulawesi Selatan, Abu Hasan, turut menyampaikan perkembangan organisasi, termasuk persiapan pelantikan pengurus DPW Asprindo Sulsel yang akan segera dilaksanakan.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 13.00 WITA di Hotel The Rinra Makassar.
Agenda tersebut direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Andi Amran Sulaiman, Zulkifli Hasan, serta Ketua Umum Asprindo Pusat, Jose Rizal.
Kehadiran para tokoh nasional tersebut diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antara Asprindo dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat nasional maupun daerah.
Panitia Pelantikan Telah Dibentuk
Sebagai bagian dari persiapan kegiatan, Asprindo Sulawesi Selatan telah membentuk susunan panitia pelantikan.
Ketua Pelaksana dipercayakan kepada Uya Mustamin, didampingi Rasmi Ridjang Sikati sebagai sekretaris dan Vilda Yanti Lalawi sebagai bendahara.
Sementara itu, jajaran Steering Committee diisi oleh sejumlah tokoh Asprindo, termasuk Ir. Jamaluddin Nawir, yang akan memberikan arahan strategis dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pembentukan panitia ini menunjukkan keseriusan Asprindo Sulsel dalam mempersiapkan pelantikan sebagai langkah penting untuk memperkuat organisasi dan memperluas kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Kolaborasi Menjadi Kunci Kemajuan Ekonomi Sulawesi Selatan
Audiensi antara DPW Asprindo Sulawesi Selatan dan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) diharapkan menjadi awal dari terbangunnya kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.
Melalui sinergi yang kuat, kedua pihak optimistis dapat menciptakan berbagai program yang mendukung peningkatan investasi, pengembangan dunia usaha, serta pemberdayaan pengusaha lokal di Sulawesi Selatan.
Asprindo meyakini bahwa kolaborasi merupakan salah satu kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, potensi yang dimiliki Sulawesi Selatan dapat dikembangkan secara lebih optimal sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan daerah secara keseluruhan.











