ASPRINDO dan PBI Gerbang Massa Teken Kerja Sama, Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Kampung Industri

ASPRINDO dan PBI Gerbang Massa Teken Kerja Sama, Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Kampung Industri

Gunungkidul, Yogyakarta, 14 Februari 2026, Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan ekonomi nasional melalui langkah konkret di tingkat desa. Organisasi pengusaha ini resmi menandatangani kerja sama dengan Paguyuban BUMDES Indonesia (PBI), Gerakan Pembangunan Masyarakat Desa (Gerbang Massa).

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Ketua Umum ASPRINDO Jose Rizal bersama Ketua Umum PBI Gerbang Massa, Sariyanta, S.Pd., M.Pd., di Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengurus PBI Gerbang Massa se-Jawa Tengah dan Yogyakarta, menandai dimulainya kolaborasi strategis antara sektor swasta dan entitas desa.

ASPRINDO menandatangani kerjasama dengan Paguyuban BUMDES Indonesia (PBI)- Gerakan Pembangunan Masyarakat Desa (Gerbang Massa) di Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026) | Foto: Asprindo

Kolaborasi Nyata untuk Menggerakkan Ekonomi dari Desa

Ketua Umum ASPRINDO Jose Rizal menegaskan bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif, khususnya bagi pelaku usaha desa. Menurutnya, kemitraan ini membuka peluang kolaborasi antara pelaku usaha desa dengan jaringan pengusaha ASPRINDO yang relatif lebih berpengalaman.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menggeliatkan dan memperkuat ekonomi masyarakat desa secara bertahap dan berkelanjutan.

“Hal tersebutlah yang ingin kami wujudkan dengan program Kampung Industri. Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi dimulai dari bawah ke atas. Pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada masyarakat sekitar dan para pelaku usaha lokal,” kata Jose kepada awak media, Senin (16/2/2026).

Program Kampung Industri menjadi salah satu strategi utama dalam membangun fondasi ekonomi dari akar rumput. Konsep ini menekankan bahwa desa bukan hanya objek pembangunan, melainkan subjek utama dalam menciptakan nilai tambah ekonomi.

BUMDes dan Pengusaha Jadi Motor Penggerak

Dalam kerja sama ini, kolaborasi antara ASPRINDO dan BUMDes memegang peran penting sebagai motor penggerak ekonomi desa. Sektor swasta dan entitas desa akan bekerja bersama untuk memperkuat struktur ekonomi dari akar rumput.

“Di mana sektor swasta/pengusaha dan entitas desa berkolaborasi untuk memperkuat struktur ekonomi dari akar rumput,” ujar Jose.

Sinergi ini penting karena BUMDes memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat desa dan memahami potensi lokal, sementara pengusaha dalam jaringan ASPRINDO memiliki pengalaman, akses pasar, serta jejaring industri yang lebih luas. Kombinasi keduanya diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang lebih kokoh dan kompetitif.

Fokus pada Transfer Knowledge dan Tata Kelola Profesional

Dalam kemitraan tersebut, terdapat beberapa poin penting yang telah disepakati. Salah satunya adalah mewujudkan transfer knowledge dan alih teknologi melalui pendampingan manajerial.

Pendampingan ini bertujuan agar pengelolaan BUMDes menjadi lebih profesional, kompetitif, dan memiliki tata kelola (governance) yang baik. Dengan manajemen yang lebih tertata, BUMDes diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, transparansi, serta daya saing usaha desa.

Langkah ini menjadi krusial karena penguatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola adalah fondasi utama dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

Pemberdayaan UMKM dan Integrasi ke Rantai Pasok Industri

Selain penguatan manajerial, kerja sama ini juga menitikberatkan pada pemberdayaan UMKM desa. ASPRINDO berkomitmen untuk menyerap produk unggulan desa (produk lokal) ke dalam rantai pasok industri yang tergabung dalam jaringannya.

“Kita akan fokus pada pemberdayaan UMKM dan penyerapan produk unggulan Desa (produk lokal) ke dalam rantai pasok industri yang tergabung dalam jaringan ASPRINDO sehingga dapat memberikan nilai tambah ekonomi masyarakat di Desa,” ujar Jose.

Integrasi ke dalam rantai pasok industri akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi produk desa. Produk yang sebelumnya hanya beredar di pasar lokal berpeluang masuk ke pasar yang lebih luas dengan standar kualitas yang lebih baik.

ASPRINDO menandatangani kerjasama dengan Paguyuban BUMDES Indonesia (PBI)- Gerakan Pembangunan Masyarakat Desa (Gerbang Massa) di Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026) | Foto: Asprindo

Akses Pasar, Digitalisasi, dan Off taker

Kerja sama ini juga mencakup perluasan akses pasar dan digitalisasi. Melalui jejaring pengusaha ASPRINDO, layanan dan pemasaran BUMDes diharapkan mampu menjangkau pasar nasional bahkan global atau ekspor.

ASPRINDO juga akan menghadirkan offtaker sebagai jembatan antara produk desa dengan pasar modern. Kehadiran offtaker ini penting untuk memastikan keberlanjutan penyerapan produk serta terciptanya pasar yang kompetitif.

Dengan digitalisasi, BUMDes dan UMKM desa dapat memanfaatkan platform pemasaran modern, memperluas jangkauan konsumen, serta meningkatkan efisiensi distribusi.

Investasi Inklusif untuk Desa

Tidak hanya fokus pada produksi dan pemasaran, ASPRINDO juga membuka peluang investasi inklusif di desa. Investasi ini diarahkan pada proyek yang berkelanjutan dan berorientasi pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

“Kami juga membuka investasi inklusif, yaitu peluang investasi di desa yang berkelanjutan dan berorientasi pada penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat,” kata Jose.

Pendekatan investasi inklusif memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi desa tidak hanya dinikmati oleh investor, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan pekerjaan dan peningkatan pendapatan.

Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan

Jose berharap penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal kerja nyata dalam membangun ekonomi dari pinggiran sesuai visi ASPRINDO untuk mewujudkan Indonesia kaya.

“Dengan membangun ekonomi desa, akan terbangun juga ekosistem ekonomi yang kuat, yang berbasis kerakyatan dan pengusaha lokal,” pungkasnya.

Kolaborasi antara ASPRINDO dan PBI Gerbang Massa ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa melalui kemitraan, pemberdayaan, dan investasi. Dengan sinergi yang terstruktur dan berkelanjutan, desa diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berbasis kerakyatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ASPRINDO

Follow Sosial Media ASPRINDO

Design Website by Lafasy Digital