Batam, 13 Oktober 2025 – Sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan dunia usaha kembali diperkuat melalui Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Periode 1 yang digelar oleh Institut Teknologi Batam (ITEBA) bersama Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (ASPRINDO) DPW Kepulauan Riau.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025 di Ruang B3-14 Gedung Perkuliahan ITEBA ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi strategis antara akademisi dan pelaku usaha. Fokus utama sinergi ini adalah pengembangan inovasi, transformasi digital, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.
Perkuat Ekosistem Inovasi Daerah
Rakerwil I ini dihadiri oleh Ketua DPW ASPRINDO Kepri, Bapak H. Olfa Yonson, S.E., didampingi Sekretaris DPW, Bapak Affu Andris, S.Kom. Dari pihak ITEBA, Wakil Rektor I, Bapak Dr. Eng. Ansarullah Lawi, M.Eng., menyambut langsung kehadiran jajaran ASPRINDO Kepri.
Dalam sambutannya, Dr. A. Lawi menyampaikan bahwa kolaborasi antara kampus dan pengusaha merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
“Kami menyambut baik kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi mahasiswa dan civitas akademika ITEBA, tetapi juga bagi pelaku usaha di Kepri. Kolaborasi seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara akademisi dan pengusaha dalam membangun ekosistem inovasi di daerah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kerja sama ini tidak sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha lokal.
Peran Strategis Akademisi dalam Dunia Usaha
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Roni Adi, S.E., M.M., Dosen Program Studi Perdagangan Internasional ITEBA yang juga menjabat sebagai Dewan Pakar ASPRINDO Kepri. Kehadirannya menjadi jembatan penting antara perspektif akademik dan kebutuhan dunia industri.
Dalam forum Rakerwil, beliau memberikan berbagai masukan strategis terkait pengembangan program kerja yang berbasis teknologi dan digitalisasi. Hal ini sejalan dengan kebutuhan pelaku usaha saat ini yang dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Keterlibatan akademisi dalam organisasi pengusaha menjadi kekuatan tersendiri, karena dapat menghadirkan pendekatan ilmiah dan riset dalam penyusunan strategi bisnis.
Bahas Program Biro dan Bidang Strategis
Rakerwil I ASPRINDO Kepri juga membahas berbagai program kerja dari sejumlah biro dan bidang yang ada dalam struktur organisasi. Di antaranya:
- Biro Pemuda, Olahraga & Pemberdayaan Perempuan
- Biro Koperasi dan UMKM
- Bidang Kelautan dan Perikanan
Pembahasan ini menunjukkan bahwa ASPRINDO Kepri tidak hanya berfokus pada satu sektor, melainkan mengembangkan pendekatan menyeluruh dalam pemberdayaan ekonomi. Mulai dari penguatan peran pemuda dan perempuan, pengembangan koperasi serta UMKM, hingga optimalisasi potensi kelautan dan perikanan yang menjadi kekuatan utama wilayah Kepulauan Riau.
Dengan struktur biro yang beragam, ASPRINDO diharapkan mampu menjadi wadah yang aktif dan dinamis bagi para pengusaha untuk bekerja keras dan cerdas dalam mencari terobosan, peluang, serta menjawab berbagai tantangan ekonomi.
Rencana Kolaborasi E-Commerce untuk UMKM
Salah satu agenda penting yang dibahas dalam Rakerwil ini adalah rencana pengembangan aplikasi e-commerce sebagai wadah digital bagi pelaku UMKM binaan ASPRINDO Kepri.
Kolaborasi antara ITEBA dan ASPRINDO dalam pengembangan platform ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi UMKM dalam memperluas pasar. Dengan dukungan teknologi dari kampus dan jaringan bisnis dari ASPRINDO, pelaku usaha lokal dapat memasarkan produknya secara lebih efektif dan profesional.
Platform e-commerce ini juga menjadi bagian dari transformasi digital UMKM, sehingga pelaku usaha tidak lagi bergantung pada pasar konvensional. Melalui digitalisasi, produk lokal Kepri berpotensi menjangkau pasar nasional bahkan internasional.
Membangun Kolaborasi Berkelanjutan
Rakerwil I Periode 1 ini tidak hanya membahas program kerja jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi kerja sama jangka panjang antara ITEBA dan ASPRINDO Kepri. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut melalui program bersama, pelatihan, riset, hingga pendampingan usaha berbasis teknologi.
Kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dinilai sebagai kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus pelaku usaha yang inovatif. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman praktis, sementara pengusaha mendapatkan akses terhadap riset dan inovasi terbaru.
Melalui kegiatan ini, hubungan antara ITEBA dan ASPRINDO Kepri diharapkan semakin erat dan berkelanjutan. Lebih dari itu, sinergi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan ekonomi dan teknologi di wilayah Kepulauan Riau.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Rakerwil I ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang kuat, inklusif, dan berdaya saing di Kepri.







